MTsN Sumba Barat Menyelenggarakan Sosialisasi Aplikasi PMPZI
Waikabubak (Humas) --- Dalam upaya
mempercepat akselerasi pembangunan Zona Integritas dan mempermudah pemantauan
kinerja pegawai secara digital, MTsN Sumba Barat menyelenggarakan kegiatan
Sosialisasi Aplikasi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) pada Selasa,
(24/02/2026). Aplikasi PMPZI merupakan instrumen penilaian kemajuan
pelaksanaan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)
dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilakukan secara mandiri
di lingkungan Kementerian Agama. Sistem ini
bertujuan agar dokumentasi program pada enam area perubahan tersaji secara
sistematis, transparan, dan akuntabel guna mewujudkan birokrasi yang bersih dan
melayani,
Sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Madrasah dan seluruh anggota tim agen perubahan guna menyamakan persepsi dan komitmen bersama dalam pengelolaan Aplikasi PMPZI. Acara ini menghadirkan Stefanus Tamo Ama dan Tarsisius Sutarno Buja, Pranata Komputer pada Sekretariat Kepegawaian Kantor Kemenag Kabupaten Sumba Barat, sebagai narasumber utama. Selain pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan workshop teknis di mana peserta dipandu langsung melakukan simulasi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026. Melalui simulasi ini, seluruh Tim Agen Perubahan diharapkan mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri dan konsisten dalam mengunggah evidence. Sosialisasi ini juga memastikan setiap data yang diunggah akurat, valid, dan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak
lanjut dari pembentukan tim kerja Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah
Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) MTsN Sumba
Barat Tahun 2026. MTsN Sumba Barat merupakan bagian eksklusif dari 11 madrasah
pionir di NTT yang dipercaya menjalankan Pilot Project ZI-WBK/WBBM Tahun 2026
melalui Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI. Penilaian Mandiri
Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Agama dilaksanakan dengan
tujuan memudahkan dalam menyediakan informasi mengenai perkembangan pelaksanaan
pembangunan zona integritas dan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan. Di
sisi lain, Penilaian mandiri dapat menyediakan data/informasi dalam rangka
menyusun profil pelaksanaan pembangunan zona integritas pada Kementerian Agama.
*** (Foto : Titin)
MTs Negeri Sumba Barat